Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahan Penyakit Paru Obstruksi Kronis

Penyakit paru obstruksi kronis (PPOK) merupakan penyakit yang harus diwaspadai sebab dapat berakibat fatal. Penyakit ini sangat berbahaya karena menghalangi aliran udara dari paru-paru. Pengidapnya pun akan kesulitan bernafas.

Apa Gejala Penyakit Paru Obstruksi Kronis?

Biasanya, gejala awalnya tidak terlihat. Jika sudah semakin parah, baru muncul beberapa gejala seperti:

  1. Pembengkakan pada tungkai, kaki, atau pergelangan kaki
  2. Berat badan turun tanpa sebab
  3. Kuku atau bibir berwarna abu-abu atau biru
  4. Detak jantung lebih cepat
  5. Tubuh kekurangan tenaga
  6. Infeksi saluran pernafasan
  7. Batu kronis yang bisa menghasilkan dahak yang jernih, putih, kehijauan, atau kuning
  8. Dada sesak
  9. Mengi
  10. Sesak nafas, khususnya ketika beraktivitas berat

Apa Penyebab Penyakit Paru Obstruksi Kronis?

Beberapa penyebab utama PPOK antara lain:

  • Kebiasaan Merokok

Ini adalah penyebab utama PPOK. Selain itu, paparan asap rokok & tembakau jangka panjang juga bisa menyebabkan penyakit ini.

  • Asap & Debu

Paparan bahan kimia tertentu dan debu di tempat kerja bisa merusak paru-paru serta meningkatkan resiko PPOK. beberapa zat yang dikaitkan dengan penyakit ini adalah seperti debu batu bara, isosianat, asap las, debu silika, dan debu/asap kadmium.

  • Polusi Udara

Penyebab selanjutnya adalah paparan polusi udara seperti asap kayu bakar, asap obat nyamuk bakar, asap kebakaran hutan, debu vulkanik gunung meletus, gas buangan industri, debu jalanan, asap kendaraan bermotor, dll.

  • Faktor Usia

Penyakit ini akan berkembang perlahan-lahan seiring bertambahnya usia. Biasanya, gejala baru terlihat di usia 35 – 40 tahunan.

  • Faktor Genetik

Satu lagi penyebab dari PPOK adalah faktor genetik. Punya anggota ataupun riwayat keluarga dengan penyakit serupa akan meningkatkan resiko terkena PPOK.

Bagaimana Pengobatan Penyakit Paru Obstruksi Kronis?

Ada beberapa opsi perawatan yang biasanya akan dipertimbangkan dokter untuk mengatasi PPOK:

  • Obat-obatan

Beberapa gejala seperti mengi atau batuk bisa diatasi dengan obat-obatan tertentu yang harus diminum sesuai anjuran dokter.

  • Rehabilitasi Paru

Perawatan ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup penderita PPOK. misalnya adalah dengan belajar bernafas yang lebih baik, olahraga yang sesuai dengan kondisi penderita, dan memperhatikan makanan yang dikonsumsi.

Bagaimana Cara Mencegah dan Mengobati Infeksi Paru-paru?

Infeksi paru-paru dapat menyebabkan masalah serius pada penderita penyakit ini. Itulah kenapa penderita PPOK perlu melakukan vaksin flu & pneumonia. Antibiotik juga efektif untuk mengatasi beberapa kasus infeksi paru-paru.

Jika kadar oksigen darah rendah, oksigen tambahan mungkin diperlukan. Jadi, ada baiknya untuk selalu sedia tabung oksigen atau oksigen portable di rumah. Untuk mengurangi gejala PPOK, kalian harus berhenti merokok dan menghindari asap rokok serta polutan udara lain.

 

Cara terbaik untuk mencegah masalah kesehatan ini adalah dengan tidak merokok. Jika kalian adalah perokok, jangan tunda lagi untuk berhenti melakukan kebiasaan buruk ini!

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.